belajar

Memaknai Pendidikan Dasar

Catatan : Pendidikan Dasar (yang kemudian akan saya sebut Diksar) adalah sebuah gerbang awal pengaderan di sebuah himpunan yang bernaung di kampus ITB Ganesha ; Himpunan Mahasiswa Oseanografi ‘TRITON’ ITB. Tulisan ini dibentuk dengan persepsi pribadi dan tanpa bermaksud untuk mengeneralisir seluruh kegiatan diksar pada tahun-tahun sebelumnya maupun yang akan datang.

**

Bagian Satu

**

‘Anda terjuruskan ke Program Studi Oseanografi’

Hanya itu kalimat yang tertulis pada pengumuman penjurusan tahun ke 2 saya tahun lalu. Hal yang sebenarnya sudah dapat saya perkirakan sebelumnya dan tak perlu pembuktian, namun tetap saja mata saya mencari-cari buktinya. ‘So whats next?’ hanya satu hal yang terlintas saat itu, ospek himpunan jurusan.

**

Ikut-ikutan.

Hanya sebatas itu alasan saya mengikuti ospek himpunan dulu. Bukan karena apa, dulu saya merasa ospek adalah suatu kegiatan yang tidak jelas asal usulnya seperti yang tergambar pada ‘5 Monkeys and A Ladder’, pemahaman yang berasaskan kekompakan dan kesolidan, tugas-tugas yang berbau pembodohan, drama-drama yang dibumbui kontak fisik yang berlebihan, dan tak jarang berita kematian saat ospek benar-benar membentuk mental block pada diri saya akan ospek. Namun karena salah satu dari 7 budaya kampus ini adalah berhimpun, akan terasa socially awkward jika saya tidak melakukan budaya tersebut. Meskipun saya berpikir mengikuti ospek hanyalah individu-individu yang tidak waras, saya yang waras pun harus ikut-ikut tidak waras agar mereka melihat saya sebagai individu yang waras.

**

Di kampus ini pada tahun pertama menawarkan kondisi ideal yang saya impi-impikan : tidak adanya ospek, tidak ada perploncoan. Saya bahagia membandingkan rambut saya yang masih utuh diantara teman-teman yang berkuliah di kampus lain. Tidak ada beban tambahan. Ah betapa bahagianya saya saat itu! Namun tidak ada sesuatu di dunia ini yang sempurna atau bebas cacat. Ketidakhadiran ospek mulai memberi dampak pada kuliah masa TPB saya. Ditambah tidak adanya wadah khusus untuk saling berkenalan (kaderisasi wilayah) di fakultas ini, membuat masa perkuliahan TPB saya sedikit canggung. Perlu cukup waktu untuk menghafal nama rekan-rekan sekelas, apalagi membangun persahabatan dan juga kepercayaan. Saya mengiyakan bahwa ospek memiliki fungsi sebagai katalis dalam pertemanan, memang hati manusia memiliki tendensi untuk terikat dengan orang yang bernasib sama, entah itu kebahagiaan ataupun penderitaan.

**

Pada temu awal bersama senior, persepsi kami digiring dengan perbedaan nama osjur dan diksar, walaupun inti kegiatannya serupa, setidaknya kata ospek tidak terlintas di kegiatan ini. Sesuai perkiraan, saat awal diksar dimulai, munculah satu persatu tugas yang tidak manusiawi banyaknya, waktu pengerjaan yang singkat, peraturan-peraturan yang multitafsir, teman yang menjadi beban, senior-senior yang sudah memasang tampang gahar melahirkan ketegangan pada tiap pertemuannya. Sungguh bukan awal perkuliahan yang cukup baik.

Tak seburuk yang saya bayangkan memang karena jika perspektif panitia yang dijadikan acuan, dibalik semua beban-beban yang diberikan terdapat nilai-nilai yang dapat dijadikan bekal untuk mengarungi perkuliahan yang keji. Tips n trik menghadapi dosen tertentu, catatan kuliah yang membantu, dan stimulant-stimulan yang diberikan membuat kata pendidikan dalam diksar menjadi sesuatu yang tidak rancu. Diksar juga merupakan metode adaptasi dari masa transisi dengan bentuk tanggung jawab kerjasama sebagai tim.

**

Pada intinya diksar dimakanai untuk menyiapkan sekumpulan individu-individu menjadi suatu kelompok, dan mampu beradaptasi dengan kelompok baru yang lebih besar dengan profil manusia dewasa yang berkomitmen dan memiliki tanggung jawab. Untuk Oseanografi 2014, selamat datang di Diksar HMO Triton ITB 2015. Belajarlah dari setiap pertemuannya, beban-beban tugas yang ada, dan yang paling penting adalah waktu bersama rekan-rekan kalian seumur hidup kelak.

Faizal Ardianto

12913023

TRITON 14-035

10154990_10205045413325721_7557555449521990464_n

Kevin sedang memimpin mars HMO diatas pohon

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s